Teks Editorial "Kendala Sistem Pembelajaran Online"

 Kendala Sistem Pembelajaran Online

 

Terhitung sudah hampir dua tahun pandemi Covid-19 ini. Menurut keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Indonesia yang menyarankan sistem pembelajaran online. Ini berarti, selama hampir dua tahun pula para siswa belajar secara online atau daring. Kegiatan belajar yang dilakukan menggunakan koneksi internet ini menuntut siswa mendapat ilmu yang sama dengan belajar tatap muka. Melihat banyak dampak positif yang dihasilkan seperti pembelajaran lebih rileks dan waktu belajar yang fleksibel, namun ternyata ada juga kendala selama sistem pembelajaran online ini, loh.

 

Sistem pembelajaran online masih banyak dikritik banyak orang, terutama para orang tua murid. Pasalnya, dengan sistem ini justru orang tua yang bekerja tidak ada waktu untuk memantau anaknya belajar, sehingga mereka tidak tahu apakah anaknya belajar dengan benar atau tidak. Belum lagi tugas yang diberikan dinilai terlalu memberatkan siswa dengan tengat waktu yang terlalu cepat. Tingkat disiplin anak pun menurun saat belajar di rumah. Sarana online setiap murid juga terkadang kurang memadai, seperti kendala internet error atau kuota habis. Mahalnya harga kuota juga menjadi faktor kendala pembelajaran online. Mengingat borosnya penggunaan kuota untuk melakukan zoom atau google meet yang membuat pengeluaran siswa bertambah. Hal ini harus menjadi perhatian pemerintah, seperti distribusi pulsa dan kuota gratis untuk menunjang pembelajaran online. Satu hal yang harus diperhatikan mengenai kesehatan mental anak, faktanya banyak sekali siswa merasa stress karena belajar online bahkan bunuh diri. Lalu kalau seperti ini siapa yang disalahkan? Menurut salah satu psikolog remaja, Fhardian Putra mengatakan bahwa “Manusia itu terdiri dari tiga, kognitif, emosional, dan motorik. Tugas sekolah hanya akan mengembangan sisi kognitif saja, Kalau terlalu banyak, remaja jadi nggak punya waktu untuk mengembangkan aspek emosional, dan motorik.” Hal ini harus menjadi perhatian pihak sekolah dan guru-guru sekalian, seperti tidak terlalu memberi siswa tugas terlalu banyak dengan tengat yang sedikit lebih lama sehingga siswa merasa tidak terbebani oleh tugas sekolah. 

 

Melalui perhatian pemerintah dan pihak sekolah tentu akan mengurangi kendala selama belajar online. Beban murid dan kesehatan mental anak pun dapat berkurang. Orang tua pun juga tidak akan terbebani masalah tagihan kuota anak dan keluhan anak. Jika hal-hal diatas diabaikan tentu pembelajaran online tidak akan bertambah baik, tentunya orang tua juga tidak akan setuju dengan sistem pembelajaran online. Terutama bagi mereka yang terdampak secara ekonomi dan kurang mampu menunjang sarana dan prasana yang baik untuk pembelajaran online.

Komentar

  1. Wah teksnya bagus dan informatif, untuk judulnya ada typo, bisa diperhatikan lagi ya, seharusnya "Sistem"

    BalasHapus
  2. dari bahasa dan struktur semuanya sudah tersusun dengan rapi! keren banget

    BalasHapus
  3. wahh, keren banget teks editorialnya. sangat relate dengan saat ini dimana kita masih melaksanakan belajar online meskipun sudah pembelajaran tatap muka terbatas. mantap, disajikan sebuah fakta dan teks yang sudah sangat rapii.

    BalasHapus
  4. baguss teks nya informatif bangett, penyajian teksnya juga rapih! kerenn!

    BalasHapus
  5. Wow, kalimatnya sangat terstruktur. Sangat bermanfaat juga.

    BalasHapus
  6. teksnya rapih dan terstruktur, semangat!

    BalasHapus
  7. wahh keren bangett!! teks yang di buat sangat informatif dan juga disusun dengan sangat rapih.. Terima kasih!!

    BalasHapus
  8. wah teksnya rapi dan sangat terstruktur. Semangat terus yaa !

    BalasHapus
  9. Teks informatif dan terstruktur rapi

    BalasHapus
  10. teks nya informatif banget. Rapih dan terstruktur juga. Semangat

    BalasHapus
  11. Teks nya sangat informatif, struktur nya sudah bagus, dan sangat rapi

    BalasHapus
  12. teksnya sangat informatif dan terstruktur. semangatt!

    BalasHapus
  13. teksnya informatif dan isu yang dibawakan juga menarik

    BalasHapus
  14. Wahh teks editorialnya rapih dan sudah sesuai dengan strukturnya,, topik yang di bahas juga sangat informatif sekali. Semangat terus author!

    BalasHapus
  15. Teksnya sangat informatif dan topiknya juga menarik, strukturnya juga sudah rapi

    BalasHapus
  16. keren! Teksnya sangat informatif , bagus dan strukturnya sesuai juga sangat menarik

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

SURAT LAMARAN PEKERJAAN

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Teks Sejarah Kota Makassar